Skip to main content

Liga 1: Atasi Kekhawatiran, PT LIB Menggandeng 4 Wasit Internasional

Folknews ID PT LIB merencanakan langkah preventif menyongsong akhir Liga 1 dengan mendelegasikan hakim lapangan luar negeri.

Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus menyatakan bahwa mereka memantau secara cermat empat minggu terakhir dari liga paling bergengsi di tanah air.

Satu upaya dari PT LIB adalah dengan menerapkan wasit luar dalam sejumlah pertandingan Liga 1.

"Beberapa hakim lapangan luar negeri ada di Liga 1, ini merupakan respons yang telah disampaikan oleh PSSI, dari presiden serta komite wasit," jelas Ferry.

Hingga saat ini, terdapat empat wasit asing, yaitu Adham Makhadmeh dari Yordania, Muhammad Nazmi berasal dari Malaysia, Ko Hyung-jin mewakili Korea, serta Muhammad Taqi Aljaafari datang dari Singapura, mereka akan mengarahkan sisa pertandingan di Liga 1.

Salah satu langkah tambahan yang disiapkan oleh PT LIB adalah meningkatkan keamanan karena di akhir kompetisi, persaingannya menjadi sangat sengit.

"Kami telah meningkatkan pengawasan keamanan karena periode penting ini dipenuhi dengan berbagai intrik. Kami sudah mempersiapkannya," jelas Ferry.

Mendekati penghujung Liga 1, terjadi pertarungan sengit di area atas dan bawah tabel klasemen.

Pada klasemen tertinggi, tim-tim seperti Dewa United, Persebaya Surabaya, Malut United, Persija Jakarta, serta Borneo FC berlomba-lomba demi mendapatkan kesempatan tampil di ajang kontinental.

Pertandingan sengit pun terjadi di area degradasi yang mencakup Barito Putera, Semen Padang, serta PSIS Semarang. Ketiganya tengah bersusah payah untuk menjauh dari ancaman turun kasta.

Seru untuk dinantikan keempat pertandingan yang masih tersisa di kompetisi Liga 1 musim 2024/25.

Kedatangan hakim lapang dari luar negeri diharapkan dapat menciptakan persaingan yang lebih adil dan mencegah keraguan yang seringkali berkaitan dengan para penegak aturan di lapangan. (lib/mcr16/jpnn)

Comments

Popular posts from this blog

Kenali Obat Kontroversial: Etomidate yang Diduga Digunakan oleh Jonathan Frizzy

Folknews ID , Jakarta - Artis Jonathan Frizzy Mengalami insiden karena penyalahgunaan etomidate, bahan kimia berbahaya yang terdapat di rokok elektrik atau vape tanpa adanya persetujuan resmi. Hal tersebut ditekankan oleh Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta, Ajun Komisaris Michael Tandayu untuk menegaskan ancaman dari pemakaian etomidate ini. Michael menyatakan bahwa etomidate merupakan zat bius yang sering kali diaplikasikan pada tindakan kedokteran guna merengankan ketidaknyamanan pasien atau mencegah rasa sakit selama jalannya pembedahan. Ia mengemukakan hal tersebut pada hari Selasa, tanggal 29 April 2025. Zat kimia ini sebaiknya disuntik secara khusus dan dengan hati-hati oleh para praktisi medis menggunakan takaran tertentu saja. Pemakaian etomidate melalui vape Tanpa adanya pemantauan dari dokter, hal tersebut sungguh membahayakan. Menurut Michael, mempergunakan substansi itu bisa menimbulkan akibat merugikan untuk ...

Ishaq Dar Unveils: Up to 80 Indian Fighter Jets Involved in Attack on Pakistan

On May 7, Deputy Prime Minister and Foreign Minister Ishaq Dar disclosed that approximately 75 to 80 aircraft from the Indian Air Force were involved in the recent assault on Pakistan. He stressed that if the Pakistan Air Force (PAF) had been granted complete operational autonomy, the results of this incident would likely have been significantly altered. In an informal conversation with reporters at Parliament House, Dar stated that Pakistan remained faithful to its pledge for peace. He emphasized that Pakistan had consistently vowed never to start a conflict, which held firm even amid this assault. Nevertheless, he pointed out that India unambiguously breached the peace through a significant aerial operation. Dar explained that the skirmish continued for almost an hour along the Line of Control (LoC) and the international border. Even though tensions ran high, Pakistan confined its fire to the planes that immediately threatened them, demonstrating self-restraint. Consequently...

Is the U.S. Abandoning Europe? A Look 80 Years Post-WWII

Seventy-five years have passed since World War Two concluded in Europe. Over this time, the United States has maintained security across the continent. However, Donald Trump is currently casting doubt on this longstanding arrangement. On May 8, 1945, the German Wehrmacht capitulated, signaling the conclusion of World War II in Europe. The conflict started on September 1, 1939, with Germany’s invasion of Poland. However, fighting persisted in Asia for several additional months until Japan gave up unconditionally. Notably, just before this, Adolf Hitler, the totalitarian leader of Germany, took his own life within the confines of the "Führer" Bunker located in Berlin. The horrors of this war exceeded those of all preceding conflicts: approximately 60 million individuals perished globally, six million Jews were systematically killed by the Nazi regime, extensive regions across Europe lay devastated, and countless people went missing or found themselves displaced. ...