Skip to main content

Sri Mulyani Cari 3 Kandidat Pemimpin LPS bagi Prabowo, Inilah Kriteria yang Dibutuhkan

Presiden Prabowo Subianto telah menugaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai ketua dari Panitia Seleksi calon Wakil Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk masa jabatan tahun 2025 hingga 2030. Dalam tanggung jawabnya, Sri Mulyani diminta menyusun daftar tiga kandidat dan kemudian meneruskannya kepada Presiden guna mengambil alih posisi Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS saat ini dipegang oleh Lana Soelistianingsih sebelum dia pensiun pada tanggal 13 Februari 2025.

"Waktu maksimal untuk proses seleksi adalah 20 hari kerja, dihitung mulai dari tanggal pembentukan pansel pada 17 April 2025," jelas Sri Mulyani saat memberikan keterangan kepada awak media pada Senin (28/4).

Dia menyatakan bahwa tim penyeleksi bertanggung jawab untuk menemukan tiga kandidat yang nantinya akan direkomendasikan ke Presiden Prabowo Subianto. Dia melanjutkan, "Dalam jangka waktu paling lama 10 hari kerja sejak menerima daftar nama calon anggota Dewan Komisioner LPS (Anggota Dewan Komite [ADK]) dari komisi seleksi, presiden harus memilih sekurangnya dua orang nama untuk disampaikan kepada DPR."

Menurutnya, DPR selanjutnya akan mengadakan proses uji kelaikan dan kepatutan atau fit and proper test Terkait dengan para kandidat yang sudah dipilih oleh presiden. Setelah hasil pemeriksaan mengenai kesesuaian dan layaknya, laporan tersebut akan dikembalikan kepada presiden untuk diresmikan.

Pansel untuk calon wakil ketua LPS meliputi Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae, ekonom senior Fauzi Ichsan, dan anggota dewan komisioner LPS Rizal Bambang Prasetijo. Saat ini, Thomas, Aida, dan Dian juga berperan sebagai anggota dewan komisioner LPS ex-officio yang mewakili organisasi mereka masing-masing.

Sri Mulyani menyatakan bahwa dewan komisioner LPS tersusun atas tujuh anggota, dengan ketiganya berasal dari OJK, BI, serta Kementerian Keuangan sebagai perwakilannya.

Kriteria Calon Deputi Gubernur Bidang Pengawasan dan Kepatuhan di Otoritas Jasa Keuangan:

Sri Mulyani menyatakan bahwa ada beberapa kriteria yang perlu dipatuhi oleh para pelamar sebagai Calon Anggota Dewan Komisioner LPS, yaitu:

  1. Warga negara Indonesia.
  2. Menunjukkan etika, nilai moral, serta kejujuran yang tinggi.
  3. Cakap melakukan perbuatan hukum.
  4. Belum pernah diumumkan bangkrut atau belum pernah menjadi petinggi perusahaan yang mengakibatkan kebangkrutan bisnis tersebut.
  5. Sehat jasmani
  6. Berumur maksimal 65 (enam puluh lima) tahun ketika diangkat
  7. Memiliki latar belakang atau keterampilan dalam bidang jasa finansial.
  8. Tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan, yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan hukuman 5 (lima) tahun atau lebih
  9. Bukan sebagai konsultan, pegawai, pengurus, dan/atau pemilik bank atau perusahaan asuransi dan perusahaan asuransi syariah, baik langsung maupun tidak langsung
  10. Bukan merupakan pengurus atau anggota partai politik ketika mendaftar sebagai calon.
  11. Tidak ditetapkan sebagai individu bermasalah dalam sektor perbankan atau layanan finansial lainnya sesuai dengan aturan peraturan perundang-undangan.

Comments

Popular posts from this blog

'Happiest Day': Donor’s Sister Hears Her Heartbeat in Cincinnati Man

CINCINNATI (WKRC) - Brian Ellis, a Cincinnati resident, met the family of his heart donor for the first time, three years after receiving the life-saving transplant. Ellis, who was diagnosed with giant cell myocarditis in 2022, said he was in perfect health until the rare heart condition left him clinging to life. "I found immense satisfaction in being able to convey to those kids that they have a resilient and amazing mother," stated Ellis following his encounter with the family of Sharara Winters, his heart donor. Caption: Brian Ellis, a Cincinnati resident, met the family of his heart donor for the first time, three years after receiving the life-saving transplant. (Markeisha Winters, Gift of Hope, Lori Ellis, WKRC) A 36-year-old mother of seven named Winters passed away during the delivery of her eighth child. Her sister, Markeisha, expressed, "This situation is incredibly difficult as she had...

Is the U.S. Abandoning Europe? A Look 80 Years Post-WWII

Seventy-five years have passed since World War Two concluded in Europe. Over this time, the United States has maintained security across the continent. However, Donald Trump is currently casting doubt on this longstanding arrangement. On May 8, 1945, the German Wehrmacht capitulated, signaling the conclusion of World War II in Europe. The conflict started on September 1, 1939, with Germany’s invasion of Poland. However, fighting persisted in Asia for several additional months until Japan gave up unconditionally. Notably, just before this, Adolf Hitler, the totalitarian leader of Germany, took his own life within the confines of the "Führer" Bunker located in Berlin. The horrors of this war exceeded those of all preceding conflicts: approximately 60 million individuals perished globally, six million Jews were systematically killed by the Nazi regime, extensive regions across Europe lay devastated, and countless people went missing or found themselves displaced. ...

Ringkasan Kuarter Final Sudirman Cup 2025: Jepang Menuju Pembalasan, Malaysia dan Indonesia Sejalan Dengan Nasib Serupa 2 Tahun Lalu

Folknews IDChina dan Jepang muncul sebagai juara di sesi pagi babak delapan besar Sudirman Cup 2025. Di sisi lain, Malaysia merasakan kekecewaan karena peluang yang hilang. China dan Jepang bersatu ria meraih kemenangan kilat 3-0 atas musuh masing-masing di fase perempatfinal Sudirman Cup 2025 yang berlangsung di Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China, Jumat (2/5/2025). China menundukkan Malaysia yang tak mampu bertahan melewati tiga set awal yang memang sulit untuk Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan kawan-kawan. Oleh karena itu, ketiganya adalah partai awal dalam order-of-play Memuat dua bidang di mana tim Negara Tetangga kurang meyakinkan yakni bulu tangkis tunggal putra dan tunggal putri. Pasangan ganda campuran Chen Tang Jie/Toh Ee Wei tidak berhasil melanjutkan perjuangan Malaysia usai dikalahkan oleh Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping pada pertandingan pembuka. Leong Jun Hao juga gagal menampilkan kejutannya kembali pada babak grup ketika berhadapan dengan lawan yang memi...