Skip to main content

Sri Mulyani Kepala Pansel Anggota Dewan Komisioner LPS: Inilah Timnya

Folknews ID.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati diangkat menjadi Ketua Panitia Seleksi untuk memilih calon wakil ketua dewan komisioner (DK) LPS periode 2025-2030.

Ini dijelaskan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2025 yang membahas mengenai komposisi anggota Tim Penyaringan serta prosedur penyeleksian untuk anggota Dewan Komisioner Lembaga Pengawas Keuangan.

Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 42/P tahun 2025 yang ditandatangani pada 17 April 2025 untuk membentuk Tim Seleksi Kandidat Anggota Dewan Komisioner dari Badan Penjamin Simpanan (LPS).

Keputusan kedua tersebut adalah kelanjutan dari UU No. 4 tahun 2023 yang membahas mengenai pengembangan dan pemajuan bidang perbankan, juga dikenal sebagai UU P2SK.

Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa tim seleksi sudah didirikan pada tanggal 17 April 2025. Anggota tim seleksi lainnya meliputi Thomas Djiwandono sebagai wakil dari Departemen Keuangan, Aida Budiman berperan ex officio untuk Bank Indonesia, Dian Ediana Rae menjadi representasi atau ex officio di Lembaga Jasa Keuangan (LJK), Fauzi Ichsan yang membawahi komunitas bank, serta Rizal Bambang Prasetijo selaku wakil dari bidang asuransi.

“Tim penyeleksian memiliki tugas untuk merancang dan memutuskan jadwal acara penilaian bakal anggota Dewan Komisioner ADK LPS, membuat dan mendefinisikan prosedur penilaian bagi bakal anggota ADK LPS, menerbitkan pengumuman tentang pendaftaran bakal anggota ADK LPS, melaksanakan verifikasi dokumen atau aspek administratif dari para bakal anggota ADK LPS, serta selanjutnya melakukan evaluasi terhadap kesesuaian dan integritas bakal anggota ADK LPS,” papar Sri Mulyani pada konferensi pers, Senin (28/4).

Panitia pun mengadakan proses evaluasi serta seleksi bagi para kandidat ADK LPS, lalu mereka meneruskan hasil tersebut tentang penilaian dan pemilihan kandidat ADK LPS. Selanjutnya, panitia merujuk daftar nama-nama kandidat ADK LPS ini ke Presiden dengan jumlah minimal adalah tiga orang untuk tiap posisi ADK yang diperlukan.

Bagi tahapan pemilihan Panitia Seleksi guna menunjuk Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, durasi maksimal proses ini adalah 20 hari kerja. Sesudah penyeleksian rampung, panitia harus mengirim sekurang-kurangnya tiga kandidat per posisi ke Presiden. Kemudiannya, Presiden akan merumuskannya menjadi tidak kurang dari dua nama per posisi yang selanjutnya diserahkan kepada DPR RI.

Selama paling lama 10 hari kerja setelah mendapatkan daftar calon dari Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) akan menjalankan proses penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Setelah itu, hasil evaluasi ini akan diserahkan kembali kepada Presiden guna menetapkan pemilihan secara final.

Dengan batas waktu paling lama 10 hari kerja setelah menerima daftar calon anggota Dewan Kehormatan LPS (ADK) dari tim seleksi, DPR akan menjalankan lagi tahapan pengujian kelayakan dan kesahihan bagi para calon yang diajukan oleh Bapak Presiden. Hasil akhir dari proses tersebut nantinya akan dikirimkan kepada Presiden guna diputuskan lebih lanjut,” ungkap Sri Mulyani.

Comments

Popular posts from this blog

'Happiest Day': Donor’s Sister Hears Her Heartbeat in Cincinnati Man

CINCINNATI (WKRC) - Brian Ellis, a Cincinnati resident, met the family of his heart donor for the first time, three years after receiving the life-saving transplant. Ellis, who was diagnosed with giant cell myocarditis in 2022, said he was in perfect health until the rare heart condition left him clinging to life. "I found immense satisfaction in being able to convey to those kids that they have a resilient and amazing mother," stated Ellis following his encounter with the family of Sharara Winters, his heart donor. Caption: Brian Ellis, a Cincinnati resident, met the family of his heart donor for the first time, three years after receiving the life-saving transplant. (Markeisha Winters, Gift of Hope, Lori Ellis, WKRC) A 36-year-old mother of seven named Winters passed away during the delivery of her eighth child. Her sister, Markeisha, expressed, "This situation is incredibly difficult as she had...

Is the U.S. Abandoning Europe? A Look 80 Years Post-WWII

Seventy-five years have passed since World War Two concluded in Europe. Over this time, the United States has maintained security across the continent. However, Donald Trump is currently casting doubt on this longstanding arrangement. On May 8, 1945, the German Wehrmacht capitulated, signaling the conclusion of World War II in Europe. The conflict started on September 1, 1939, with Germany’s invasion of Poland. However, fighting persisted in Asia for several additional months until Japan gave up unconditionally. Notably, just before this, Adolf Hitler, the totalitarian leader of Germany, took his own life within the confines of the "Führer" Bunker located in Berlin. The horrors of this war exceeded those of all preceding conflicts: approximately 60 million individuals perished globally, six million Jews were systematically killed by the Nazi regime, extensive regions across Europe lay devastated, and countless people went missing or found themselves displaced. ...

Ringkasan Kuarter Final Sudirman Cup 2025: Jepang Menuju Pembalasan, Malaysia dan Indonesia Sejalan Dengan Nasib Serupa 2 Tahun Lalu

Folknews IDChina dan Jepang muncul sebagai juara di sesi pagi babak delapan besar Sudirman Cup 2025. Di sisi lain, Malaysia merasakan kekecewaan karena peluang yang hilang. China dan Jepang bersatu ria meraih kemenangan kilat 3-0 atas musuh masing-masing di fase perempatfinal Sudirman Cup 2025 yang berlangsung di Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China, Jumat (2/5/2025). China menundukkan Malaysia yang tak mampu bertahan melewati tiga set awal yang memang sulit untuk Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan kawan-kawan. Oleh karena itu, ketiganya adalah partai awal dalam order-of-play Memuat dua bidang di mana tim Negara Tetangga kurang meyakinkan yakni bulu tangkis tunggal putra dan tunggal putri. Pasangan ganda campuran Chen Tang Jie/Toh Ee Wei tidak berhasil melanjutkan perjuangan Malaysia usai dikalahkan oleh Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping pada pertandingan pembuka. Leong Jun Hao juga gagal menampilkan kejutannya kembali pada babak grup ketika berhadapan dengan lawan yang memi...